Sabtu, 13 Agustus 2011

Mantra Kemenangan Hermione

Sore itu, di Ruang Rekreasi Gryffindor, Hermione tampak tengah asyik membaca sebuah buku tebal mengenai Animagus dan Werewolf , yang baru saja dipinjamnya dari perpustakaan Hogwarts.
Tiba-tiba Ron muncul.

"Hei Hermione", sapa Ron ramah.
"Hei", balas Hermione tak kalah ramah. "Tumben kesini, Ron".
"Hermione s-sebenarnya...", gagap Ron. "Sebenarnya aku kesini, ingin meminta bantuan darimu".
"Bantuan? bantuan apa, Ron".
"Quidditch".
"Kau menyindirku, Ron!", balas Hermione cepat. "Sejak kapan aku berbakat di Quidditch? Sejak kapan aku bisa bermain Quidditch..".
"Bu-bukan Hermione..Maksudku, aku meminta bantuanmu untuk mengajarkan aku sebuah mantra, yang dapat membuatku tampil percaya diri dan bisa memenangkan pertandingan Quidditch antar asrama minggu depan".

Hermione terdiam. Ia merasa baru saja mendengar sebuah permintaan bodoh dan tidak penting. Ia kemudian menenggelamkan dirinya kembali ke dalam buku yang dipegangnya itu.

"Ayolah Hermione, jawab aku. Kau mau kan mengajariku mantra yang bisa membuat aku tampil dan bermain dengan tidak grogi di depan semua orang, serta dapat memenangkan pertandingan?", kata Ron.

Hermione masih diam seribu bahasa.

"Hermione....".
"Stop mengoceh, Ron!", bentak Hermione. "Kau--kau hanya mengganggu konsentrasi membacaku saja".
" M-mengganggumu? A-aku hanya.."
"Iya, kau menggangguku...Menggangguku dengan ocehan bodoh dan tak masuk akal".
"T-tapi...".
" Ron!, tak ada satupun mantra yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang dan dapat memenangkan pertandingan, kalau kau ingin tampil percaya diri dan menang, saranku, rajin-rajinlah berlatih!!", ketus Hermione.

Hermione menutup bukunya dengan keras dan langsung bergegas meninggalkan Ron yang tampak bingung itu.

***
 
Keesokan paginya...

"Hermione, apa kau tidak benar-benar ingin mengajariku sebuah mantra yang dapat kugunakan untuk memenangkan pertandingan Quidditch?", cegat Ron ke Hermione, yang tampak buru-buru itu.
"Tidak, Ron. Tidak!".
"T-tapi...".
"Berhenti mencegatku, Ron!," kesal Hermione pada Ron yang terus menghalanginya. "Lebih baik kau minggir, masih banyak hal penting yang harus kukerjakan".
"Hermione...".
"Please, RONALD WEASLEY! Berhenti menghalangiku. Kuperingatkan kau sekali lagi, jika kau ingin menang, berlatihlah dengan keras!", berang Hermione dan kemudian berlalu meninggalkan Ron.

* * *

Lima hari menjelang pertandingan Quidditch antar asrama, Ron telah menghentikan aksinya untuk memaksakan Hermione mengajarkannya sebuah mantra. Ia kini telah rajin berlatih setiap hari, seusai pelajaran, dengan ditemani adik kandungnya, Ginny.

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Prtandingan Quidditch antar asrama dimulai. Kali ini yang bertanding adalah tim dari asrama Gryffindor versus asrama Slytherin. Sorak-sorai terdengar dari pendukung kedua tim.

Kira-kira 60 menit setelah pertandingan, di koridor Hogwarts.

"Kau bermain luar biasa, Ron", puji Hermione pada Ron.
"Terima kasih, Hermione. Ini juga berkat kau...", balas Ron senang.
"Berkat aku?", tanya Hermione penasaran.
"Iya, berkat kau! Berkat 'mantra' yang telah kau ajarkan kepadaku".
"M-mantra?", Hermione tampak kian bingung.
"Iya, 'mantra'--eeh maksudku saran-saran yang telah kau berikan padaku beberapa hari yang lalu--itulah mantra kemenangan buatku dan kita semua", balas Ron.

Hermione tersenyum.

"Nah, percaya kan Ron, tidak ada satupun mantra yang bisa membuat seseorang tampil percaya diri dan memenangkan pertandingan, kecuali dengan kerja keras dan latihan yang sunguh-sungguh".
"Iya iya, aku percaya, Hermione", balas Ron. "Kemenangan tim Gryffindor, memang benar-benar berkat kau, Hermione".
"Tidak Ron. Kemenangan Gryffindor ini bukanlah karena aku. Tapi sesungguhnya kemenangan ini berkat usaha dan kerja kerasmu, aku, kita semua".


Ron mengangguk setuju.

"Eeh Ron, sebaiknya kita segera ke Ruang Rekreasi Gryffindor untuk merayakan kemenangan kita. Yang lain telah menunggu".

Ron kembali mengangguk.

Hermione dan Ron pun berlalu, meninggalkan koridor Hogwarts, dan bergegas menuju Ruang Rekreasi Gryffindor, untuk merayakan kemenangan mereka, kemenangan yang telah dan selalu berlangsung selama 20 tahun terakhir.

- Anggi Pratama -
Fanfic
(Re-write from my previous blog)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar